DPR Dukung, Tapi Ingatkan Kehati-hatian
Komisi V DPR menyambut positif langkah percepatan ini. Mereka menilai peningkatan kuota dan pembiayaan lewat KUR menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah. Namun, DPR mengingatkan agar program tetap diawasi ketat.
“Kualitas bangunan, kelayakan lokasi, dan tata kelola harus diperhatikan. Jangan sampai rakyat menerima rumah subsidi yang tidak layak huni,” ujar salah satu pimpinan Komisi V DPR.
Akses Informasi Lebih Mudah
Pemerintah memastikan masyarakat bisa mengakses informasi rumah subsidi melalui kanal resmi, baik di website kementerian maupun BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan kejelasan program.
Harapan Presiden
Prabowo menekankan program ini bukan hanya soal membangun rumah, tetapi juga membangun masa depan.
“Setiap keluarga Indonesia berhak memiliki rumah yang layak. Kita ingin rakyat hidup lebih sejahtera dengan hunian yang manusiawi,” tutupnya.













