Kabut asap ini bukan hanya ancaman bagi lalu lintas. Warga sekitar mengeluh sesak napas dan iritasi mata. Beberapa anak terpaksa dibawa ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan. Masker kembali menjadi benda wajib yang dibagikan aparat kepada warga dan pengendara.
“Pemadaman bisa dilakukan, tapi kerusakan yang ditimbulkan tidak bisa pulih dalam waktu singkat. Kami berharap masyarakat berhenti membakar lahan, karena dampaknya selalu lebih besar dari yang mereka bayangkan,” kata Mat Junani.(jml)
Editor : Surya S













