Penyebab Rambut Bayi Rontok
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan rambut bayi rontok, di antaranya:
- Perubahan Hormon
Saat lahir, hormon bayi yang tadinya tinggi dalam kandungan akan menurun. Penurunan hormon ini bisa membuat rambut bayi rontok. - Gesekan Kepala
Bayi yang sering tidur telentang atau digendong lama bisa mengalami gesekan di bagian kepala, sehingga rambut di area itu lebih mudah rontok. - Pola Tidur
Posisi tidur bayi yang tidak bervariasi membuat sebagian rambut lebih sering bergesekan dengan bantal, sehingga rontok lebih cepat. - Kurang Nutrisi
Meski jarang, kekurangan nutrisi tertentu juga bisa memengaruhi pertumbuhan rambut bayi. - Kondisi Medis
Beberapa masalah kesehatan seperti infeksi kulit kepala atau gangguan tiroid (meskipun jarang) bisa menyebabkan kerontokan rambut lebih parah.
Cara Mengatasi Rambut Bayi Rontok
- Kabar baiknya, rambut bayi yang rontok umumnya akan tumbuh kembali dengan sendirinya. Meski begitu, orang tua bisa melakukan beberapa langkah berikut untuk membantu:
- Jaga Pola Makan Bayi
Pastikan bayi mendapat ASI eksklusif atau susu formula sesuai kebutuhan untuk menunjang pertumbuhan rambut dan kesehatan tubuhnya. - Gunakan Bantal yang Lembut
Pilih bantal bayi dengan bahan lembut agar gesekan kepala tidak terlalu keras. - Ubah Posisi Tidur
Sesekali ubah posisi tidur bayi (misalnya miring ke kanan atau kiri) agar rambut tidak hanya rontok di satu sisi kepala. - Rawat Kulit Kepala dengan Lembut
Gunakan sampo khusus bayi yang lembut, tidak mengandung bahan keras, dan hindari menggosok kepala terlalu keras saat mandi. - Pijat Lembut Kulit Kepala
Memijat kepala bayi dengan lembut bisa melancarkan peredaran darah dan merangsang pertumbuhan rambut baru. - Hindari Ikat Rambut Terlalu Kencang
Jika bayi sudah cukup rambut dan sering diikat, pastikan tidak terlalu kencang agar tidak menarik akar rambut.
Kapan Harus Waspada?
Meski umumnya normal, orang tua perlu waspada jika:
- Rambut bayi tidak tumbuh sama sekali setelah usia 1 tahun.
- Kerontokan disertai bercak merah, ketombe tebal, atau luka di kulit kepala.
- Rambut rontok dalam jumlah banyak hingga terlihat pitak di beberapa bagian.
- Jika hal ini terjadi, sebaiknya konsultasikan dengan dokter anak atau dokter kulit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kesimpulan
Rambut bayi rontok adalah hal yang normal, terutama di usia awal kehidupan. Penyebabnya bisa karena perubahan hormon, gesekan kepala, atau pola tidur. Orang tua tidak perlu panik, karena rambut bayi biasanya akan tumbuh kembali dengan sehat.
Dengan perawatan yang tepat, seperti menjaga pola makan, mengurangi gesekan, dan merawat kulit kepala dengan lembut, kerontokan rambut bayi bisa diatasi dan pertumbuhan rambut barunya akan lebih optimal.











