Meski sanksi telah dijatuhkan, FAM membantah melakukan pemalsuan dengan sengaja. Federasi mengklaim semua dokumen telah diserahkan sesuai prosedur dan bahkan sebelumnya telah diverifikasi oleh FIFA.
“Kami terkejut dengan keputusan ini. Seluruh proses naturalisasi dilakukan secara transparan dan sesuai aturan. Kami akan menggunakan hak banding sesuai regulasi FIFA,” ujar Presiden FAM dalam konferensi pers.
Banding tersebut akan diajukan ke FIFA Appeals Committee, dan jika ditolak, FAM masih bisa melanjutkan ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Dampak Serius untuk Sepak Bola Malaysia
Kasus ini jelas memberi dampak besar pada masa depan sepak bola Malaysia. Berikut beberapa konsekuensinya:
- Terganggunya persiapan Timnas: Dengan larangan bermain selama 12 bulan, Malaysia harus mencari pengganti tujuh pemain kunci mereka.
- Citra federasi tercoreng: Kepercayaan publik dan komunitas sepak bola internasional terhadap FAM menurun drastis.
- Peluang Piala Asia 2027 terancam: Malaysia mungkin kesulitan bersaing tanpa sejumlah pemain inti yang sebelumnya menjadi andalan.
Selain itu, kasus ini bisa menjadi preseden buruk bagi negara lain di Asia Tenggara yang tengah gencar melakukan naturalisasi. FIFA menegaskan akan memperketat pengawasan terhadap semua proses kewarganegaraan pemain di masa depan.













