KORDANEW -Dunia sepak bola kehilangan salah satu maestro lini tengah terbaik. Sergio Busquets, gelandang bertahan legendaris asal Spanyol, resmi mengumumkan pensiun pada akhir musim Major League Soccer (MLS) 2025 bersama Inter Miami.
Di usia 37 tahun, Busquets menutup perjalanan panjang karier profesionalnya yang dimulai sejak 2008 bersama Barcelona. Dikenal sebagai sosok “otak” di lini tengah, Busquets tidak hanya menjadi jangkar pertahanan, tetapi juga pengatur tempo yang sulit tergantikan.
Karier Emas dari Barcelona hingga Inter Miami
Busquets adalah produk asli akademi La Masia dan menembus tim utama Barcelona pada era Pep Guardiola. Sejak saat itu, ia menjadi bagian penting dari era kejayaan Blaugrana yang sarat trofi. Setelah lebih dari satu dekade bersama klub Catalan, ia kemudian melanjutkan kariernya ke MLS dengan bergabung ke Inter Miami, menemani sahabat sekaligus eks rekan setimnya, Lionel Messi.
Kepindahan ke Amerika tidak mengurangi kualitasnya. Ia tetap tampil konsisten dan turut membawa Inter Miami meraih gelar domestik serta regional.
4 Prestasi Terbaik Sergio Busquets
1. Juara Piala Dunia 2010
Busquets menjadi bagian dari skuad emas Spanyol yang memenangkan Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Perannya sebagai jangkar lini tengah begitu vital, membantu Spanyol tampil dominan dengan gaya tiki-taka. Ini adalah gelar Piala Dunia pertama dan satu-satunya dalam sejarah La Roja.
2. Angkat Trofi Euro 2012
Dua tahun kemudian, Busquets kembali merasakan kejayaan internasional saat Spanyol meraih Piala Eropa 2012. Ia tampil konsisten sepanjang turnamen, menjaga keseimbangan tim yang dihuni pemain-pemain berbakat seperti Xavi, Iniesta, dan David Silva.
3. Koleksi Gelar Bergengsi bersama Barcelona











