Kebun Ulil tidak hanya jadi sumber ekonomi keluarga, tetapi juga ruang belajar. Mahasiswa dan dosen Unsri kerap menjadikannya lokasi penelitian. Warga sekitar pun sering datang untuk memetik langsung.
Tak berhenti di jambu, Ulil dan Susilawati sudah menyiapkan “generasi kedua” kebun ini: 75 pohon alpukat dari berbagai varietas, mulai dari aligator, miki, hingga mentega. “Ketika produksi jambu menurun, alpukat akan jadi gantinya,” ujar Ulil.
Dari sekadar hobi menanam di masa pensiun, pasangan ini kini memetik buah nyata: lahan pekarangan yang hidup kembali, pohon-pohon yang produktif, dan kebun buah yang menjadi rujukan banyak orang.(jml)
Editor : Surya S













