4. Jantung Berdebar
Detak jantung cepat atau tidak teratur juga bisa menjadi gejala anemia. Tubuh berusaha mengompensasi kekurangan oksigen dengan meningkatkan kerja jantung. Pada kasus tertentu, kondisi ini bisa menimbulkan pusing atau hampir pingsan.
5. Sakit Kepala dan Pusing
Kekurangan oksigen di otak akibat anemia dapat memicu sakit kepala, konsentrasi menurun, dan pusing berulang. Gejala ini sering diabaikan padahal bisa mengganggu produktivitas sehari-hari.
6. Rambut Rontok dan Kuku Rapuh
Selain gejala internal, anemia juga bisa tampak secara fisik pada rambut dan kuku. Kekurangan zat besi membuat rambut lebih mudah rontok dan kuku menjadi rapuh atau mudah patah.
Cara Mengatasi dan Mencegah Anemia pada Wanita
- Konsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, hati ayam, bayam, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
- Tambahkan vitamin C untuk membantu penyerapan zat besi lebih baik.
- Rutin cek kesehatan, terutama bagi wanita dengan siklus menstruasi berat atau ibu hamil.
- Konsultasi ke dokter bila gejala tidak kunjung membaik.
Kesimpulan
Anemia pada wanita bukan sekadar kelelahan biasa. Gejala seperti pucat, sesak napas, jantung berdebar, hingga rambut rontok bisa menjadi tanda serius yang memerlukan perhatian medis. Dengan pola makan sehat, gaya hidup seimbang, dan pemeriksaan rutin, risiko anemia dapat dicegah sejak dini.













