Headline

Ribut dengan Fans Liverpool, Diego Simeone Kena Sanksi UEFA: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

×

Ribut dengan Fans Liverpool, Diego Simeone Kena Sanksi UEFA: Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Share this article

KORDANEWS – Drama panas tersaji di Anfield saat duel Liga Champions antara Liverpool vs Atlético Madrid pada 17 September 2025. Pertandingan yang seharusnya jadi panggung sengit dua raksasa Eropa justru diwarnai insiden memalukan ketika pelatih Atlético, Diego Simeone, terlibat cekcok dengan suporter Liverpool. Akibat ulahnya, UEFA resmi menjatuhkan sanksi larangan mendampingi tim di satu laga.

Kronologi Keributan di Anfield

Pertandingan berlangsung ketat hingga menit akhir. Liverpool akhirnya memastikan kemenangan 3-2 lewat gol dramatis Virgil van Dijk di menit ke-92.
Gol tersebut langsung memicu reaksi Simeone yang terlihat marah ke arah tribun, tempat fans Liverpool duduk. Kamera televisi menangkap momen dirinya beradu mulut dengan sejumlah pendukung The Reds.

Situasi makin panas ketika wasit langsung mengusir Simeone dari lapangan dengan kartu merah langsung. Simeone pun harus meninggalkan area teknis dan tak bisa mendampingi tim hingga laga usai.

Sanksi UEFA untuk Simeone

UEFA bergerak cepat dengan menindaklanjuti laporan wasit dan ofisial pertandingan. Hasilnya: Simeone dijatuhi sanksi larangan mendampingi tim selama satu pertandingan di Liga Champions.

Artinya, ia tidak bisa berada di ruang ganti, area teknis, atau melakukan komunikasi langsung dengan pemain maupun staf saat Atlético menghadapi Eintracht Frankfurt. Selama absen, peran Simeone akan digantikan asistennya, Nelson Vivas, di pinggir lapangan.

Pembelaan Simeone: “Saya Dihina 90 Menit!”

Dalam konferensi pers usai pertandingan, Simeone mencoba memberi klarifikasi. Ia mengaku emosinya tersulut karena terus-menerus mendapat hinaan dari fans Liverpool.

“Saya dihina selama 90 menit penuh. Saya bereaksi karena manusia juga punya batas kesabaran. Tapi saya tahu sebagai pelatih, saya harus lebih tenang,” ujar Simeone, dikutip dari Reuters.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *