Kesiapan Kirim Pasukan Perdamaian
Dalam konteks kontribusi nyata, Presiden Prabowo menegaskan kesiapan Indonesia untuk berpartisipasi dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan. Beliau mengungkapkan bahwa Indonesia telah ditanya oleh pihak-pihak yang menjadi mediator kunci—seperti Amerika Serikat, Turki, Qatar, dan Mesir—mengenai kesiapan Indonesia untuk mengirim pasukan.
“Mereka bertanya bagaimana kesiapan Indonesia? Kami katakan kami siap. Kalau diminta pasukan penjaga perdamaian, pasukan peacekeeping, Indonesia siap. Itu sudah saya tegaskan,” kata beliau.
Bantuan Kemanusiaan Telah Disalurkan
Selain kesiapan mengirim pasukan, Indonesia juga telah menunjukkan komitmen melalui bantuan kemanusiaan yang konsisten. Presiden menyebutkan berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pengiriman kapal, pesawat Hercules berkali-kali, dan bantuan pangan dalam jumlah besar.
“Kita juga kirim bantuan pangan cukup besar, ribuan ton beras kita kirim. Dan kita terus commit untuk mendukung ini,” tutupnya, seraya menekankan bahwa rakyat Palestina dan Timur Tengah telah melihat komitmen nyata dari Indonesia.
Langkah Indonesia ke depan akan difokuskan pada pembahasan detail dan teknis bersama pihak-pihak internasional untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan.













