Dominasi AS dan Kanada
Kota-kota di Amerika Utara menunjukkan dominasi yang kuat dalam daftar ini, mencerminkan dampak dari kebijakan legalisasi dan populasi metropolitan yang besar. Los Angeles, AS berada di peringkat ketiga, sementara Chicago, AS, menempati peringkat keempat dengan konsumsi 24,9 metrik ton. Di Kanada, Toronto dan Vancouver juga masuk dalam jajaran 10 besar, didukung oleh kebijakan legalisasi ganja di Kanada.
Kejutan Geografis dan Regulasi Ketat
Hasil studi ini juga menampilkan beberapa kejutan, menunjukkan bahwa tingkat konsumsi tidak selalu berkorelasi langsung dengan status legalitas. Meskipun dikenal memiliki regulasi narkotika yang sangat ketat, kota-kota di wilayah Asia dan Timur Tengah juga muncul:
- Tokyo, Jepang, masuk dalam daftar 20 besar.
- Üsküdar, Turki (sebuah distrik di Istanbul), juga tercatat sebagai salah satu konsumen tertinggi.
Selain itu, beberapa kota di Eropa seperti Dublin, Irlandia, dan Roma, Italia, turut masuk dalam jajaran 20 besar.
Secara keseluruhan, studi ini menyoroti pergeseran tren konsumsi ganja global, di mana faktor-faktor seperti populasi kota yang besar, ketersediaan, dan perubahan status legalisasi memainkan peran kunci dalam menentukan tingkat konsumsi di berbagai belahan dunia.













