KORDANEW – Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Rambai, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Kebakaran yang sudah berlangsung selama tiga hari tersebut diperkirakan telah membakar area seluas tiga hektare.
Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan bahwa upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara menggunakan helikopter water bombing. “Hari ini sudah masuk hari ketiga pemadaman. Mudah-mudahan api bisa segera padam dan tidak meluas,” ujarnya, Selasa (15/10/2025).
Dalam operasi pemadaman, helikopter tercatat melakukan 28 kali penyiraman ke titik api yang sulit dijangkau oleh tim darat. Namun, kondisi lapangan cukup menantang karena bahan bakaran alami seperti semak kering dan gambut dangkal mudah kembali menyala meskipun sudah disiram air.
Dukungan juga datang dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan KLHK Wilayah Sumatera. Kepala Balai, Ferdian Kristanto, mengatakan tim Manggala Agni OKI telah diterjunkan untuk membantu pemadaman darat. “Kemarin personel Manggala Agni sudah tiba di lokasi. Pemadaman sempat terkendala bahan bakaran yang melimpah dan angin kencang, namun saat ini kondisi mulai kondusif,” jelas Ferdian.
Ia menambahkan, wilayah Rambai termasuk daerah yang rawan terbakar hampir setiap tahun. Meski begitu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, apakah disebabkan oleh aktivitas pembukaan lahan atau faktor lainnya.
“Kami menduga ada unsur kesengajaan, mungkin untuk membuka lahan atau menandai kepemilikan. Sebab area yang terbakar tiap tahun itu tidak pernah ditanami apa pun,” ungkap Ferdian.













