KORDANEWS – Dunia video game dikejutkan oleh kabar duka atas meninggalnya salah satu perancang game paling karismatik dan kontroversial, Tomonobu Itagaki. Pendiri Team Ninja yang terkenal lewat seri game Dead or Alive dan kebangkitan franchise Ninja Gaiden, dikabarkan telah wafat pada Kamis, 16 Oktober 2025, di usia 58 tahun.
Berita kepergian Itagaki dikonfirmasi melalui unggahan yang telah disiapkan di akun Facebook pribadinya, menyiratkan bahwa sang legenda telah mengetahui waktu kepergiannya semakin dekat. Meskipun penyebab pasti kematiannya tidak disebutkan, salah satu temannya mengonfirmasi bahwa Itagaki menderita penyakit serius yang memburuk dengan cepat di hari-hari terakhirnya.
Surat Perpisahan Sang Jenius
Postingan terakhir di media sosial Itagaki, yang telah dipercayakan kepada orang terdekatnya, menjadi surat perpisahan yang emosional bagi para penggemar:
“Api kehidupan saya akhirnya akan padam. Jika pesan ini telah diposting, itu berarti waktunya telah tiba. Saya tidak lagi berada di dunia ini. Hidup saya adalah serangkaian pertempuran. Dan saya terus menang. Saya tahu saya menyebabkan masalah bagi banyak orang. Tapi saya mengikuti keyakinan saya dan berjuang hingga akhir. Saya tidak punya penyesalan. Hanya satu hal yang membebani saya—saya sangat menyesal kepada semua penggemar saya bahwa saya tidak dapat membawakan kalian karya baru. Sungguh. Begitulah adanya. So it goes. Tomonobu Itagaki.”
Rival Abadi Industri Game Jepang
Kabar duka ini langsung memicu gelombang penghormatan dari seluruh industri game, termasuk dari rivalnya sendiri.
Katsuhiro Harada, produser seri Tekken (game pesaing Dead or Alive), mengungkapkan kesedihan mendalam di media sosial.












