“Sulit dipercaya, tapi Itagaki-san… senior saya dari universitas dan rival saya sebagai kreator telah tiada. Pesan terakhir yang saya terima darinya adalah, ‘Ayo minum. Mari kita buat keributan segera!’ Untuk berpikir dia pergi di usia 58 tahun… Bukankah ini terlalu cepat??” tulis Harada.
Warisan Kacamata Hitam dan Kemenangan
Tomonobu Itagaki dikenal dengan gaya khasnya yang selalu mengenakan jaket kulit hitam dan kacamata hitam di mana pun dan kapan pun. Ia memimpin studio Team Ninja di Tecmo selama 16 tahun dan menjadi tokoh sentral di balik karya-karya revolusioner:
Dead or Alive (DOA): Franchise game pertarungan 3D yang ia ciptakan pada tahun 1996 dan populer di kalangan gamer.
Ninja Gaiden (2004): Itagaki sukses besar membangkitkan kembali seri klasik ini di konsol Xbox, dikenal karena tingkat kesulitannya yang brutal dan aksi yang intens.
Pada tahun 2008, ia meninggalkan Team Ninja untuk mendirikan studio baru, Valhalla Game Studios, dan kemudian Itagaki Games pada tahun 2021. Meskipun Devil’s Third (proyek utamanya setelah keluar dari Tecmo) tidak mencapai kesuksesan, warisannya sebagai seorang perancang visioner yang berani mengambil risiko dan selalu berpegang pada keyakinannya akan terus dikenang.












