“Begitu datang, dia langsung menampar saya dua kali, lalu mendorong hingga kepala saya membentur dinding,” tutur Yuli sambil memeragakan kejadian tersebut.
Dari informasi yang dihimpun, hubungan antara Yuli dan terlapor S memang sudah lama tegang.
Sumber internal sekolah menyebut, perselisihan bermula saat Yuli mempertanyakan kejanggalan laporan penggunaan dana BOS yang mencapai sekitar Rp 500 juta.
“Awalnya karena saya mempertanyakan laporan dana BOS yang angkanya janggal. Katanya sudah ada pemeriksaan dari inspektorat terkait dugaan penggelembungan dana,” beber Yuli.
Kabar yang beredar, kepala sekolah SMAN 16 Palembang, Ema, sudah beberapa kali diperiksa oleh Inspektorat Sumsel terkait laporan tersebut.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sako, AKP Apriansyah, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.
“Benar, laporan sudah kami terima. Kasusnya saat ini telah naik ke tahap sidik (penyidikan),” ujar Apriansyah melalui pesan singkat, Jumat (17/10/2025). (Ndik)
Editor : Surya S













