Sifat Temporer Program: BSU awalnya diluncurkan sebagai bantalan ekonomi untuk membantu daya beli pekerja berpenghasilan rendah di tengah tantangan ekonomi tertentu.
Pemulihan Ekonomi: Kondisi ekonomi nasional dinilai sudah menunjukkan pemulihan yang signifikan dengan tingkat inflasi yang relatif stabil.
Realokasi Anggaran: Pemerintah kini memfokuskan realokasi anggaran perlindungan sosial ke program yang bersifat lebih berkelanjutan, seperti pelatihan kerja dan peningkatan produktivitas tenaga kerja. Kemnaker berencana mengalihkan fokus ke program seperti Kartu Prakerja Plus dan Vocational Upskilling Grant untuk mendorong kemandirian dan peningkatan skill pekerja.
Waspada Terhadap Hoaks dan Penipuan
Ramainya kabar mengenai pencairan BSU pada Oktober 2025 di media sosial disinyalir sebagai upaya penipuan atau penyebaran hoaks. Pemerintah meminta masyarakat, khususnya pekerja, untuk meningkatkan kewaspadaan:
Jangan Percaya Tautan Asing: Pekerja diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap pesan berantai, link, atau informasi pendaftaran BSU gelombang baru yang tidak bersumber dari kanal resmi. Tautan palsu tersebut berpotensi mencuri data pribadi.
Cek di Kanal Resmi: Informasi valid mengenai BSU hanya dapat diakses melalui situs resmi Kemnaker (bsu.kemnaker.go.id) atau BPJS Ketenagakerjaan (sso.bpjsketenagakerjaan.go.id).













