Skor audiens yang luar biasa ini—bersamaan dengan rating kritikus yang kuat (85% fresh di Rotten Tomatoes)—menunjukkan bahwa film ini memiliki word-of-mouth yang sangat positif, yang diprediksi akan membantu pendapatan film ini bertahan lama di bioskop.
Formula PG-13 yang Berhasil
Sebagian besar kesuksesan ini dikaitkan dengan beberapa perubahan strategis, termasuk keputusan untuk membuat film ini menjadi PG-13, sebuah langkah yang jarang terjadi untuk waralaba horor-aksi ini. Rating yang lebih ringan ini terbukti berhasil memperluas daya tariknya, menarik audiens yang lebih muda dan lebih luas.
Predator: Badlands menghadirkan sudut pandang baru dengan berlatar di planet terpencil di masa depan. Film ini mengikuti kisah unik seorang Predator muda yang terbuang (outcast) yang menjalin aliansi tak terduga dengan seorang peneliti android (diperankan oleh Elle Fanning).
Film ini, yang memiliki anggaran produksi $105 juta, merupakan kemenangan besar bagi 20th Century Studios milik Disney, bahkan membantu The Walt Disney Company melampaui angka $4 miliar dalam penjualan tiket global untuk tahun 2025.
Keberhasilan ini membuktikan bahwa waralaba Predator masih memiliki potensi besar di layar lebar, terutama di tangan sutradara yang inovatif seperti Dan Trachtenberg.













