Fadli menegaskan bahwa semua tokoh yang ditetapkan telah memenuhi syarat dan kriteria sesuai peraturan perundang-undangan.
Penegasan Jasa Soeharto dan Marsinah
Penetapan dua tokoh dengan narasi sejarah yang kompleks, Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto dan aktivis buruh Marsinah, mendapat sorotan.
Terkait Soeharto, Fadli Zon menyebutkan bahwa penetapan didasarkan pada jasa sejarah perjuangan beliau, termasuk keterlibatan dalam Serangan Umum 1 Maret, pertempuran di Ambarawa, pertempuran lima hari di Semarang, hingga Komandan Operasi Mandala dalam perebutan Irian Barat, serta kiprahnya dalam program pembangunan nasional.
Sementara Marsinah, yang dikenal sebagai simbol perjuangan hak-hak buruh, melengkapi keberagaman keteladanan pahlawan yang diakui pemerintah.
Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menambahkan bahwa penganugerahan gelar Pahlawan Nasional merupakan bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para tokoh bangsa.
“Bahwa masing-masing memiliki kekurangan sudah pasti. Tapi mari kita bersama-sama melihat ke depan… Marilah kita belajar untuk melihat jasa dari para pendahulu-pendahulu kita,” tutup Syaifullah, mengajak masyarakat untuk memandang sejarah secara bijak dan utuh.













