Selain itu, buah ini sangat kaya serat dan memiliki indeks glikemik yang rendah. Serat yang melimpah (terutama jika dimakan bersama bijinya) tidak hanya membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), tetapi juga memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah, menjadikannya makanan yang sangat direkomendasikan untuk pencegahan diabetes dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
Pertahanan Terhadap Kanker dan Pencernaan
Manfaat kesehatan Jambu Biji meluas hingga ke tingkat seluler berkat kandungan Likopen yang tinggi, terutama pada varietas berdaging merah. Likopen adalah antioksidan karotenoid kuat yang secara ilmiah dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat.
Di sisi pencernaan, kandungan seratnya juga berfungsi sebagai prebiotik alami, mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus dan menjaga keteraturan gerakan usus, yang sangat efektif dalam mencegah sembelit.
Tips Konsumsi Maksimal:
Untuk mendapatkan seluruh manfaat Vitamin C dan antioksidan, ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi Jambu Biji secara utuh, termasuk kulitnya, karena bagian inilah yang memiliki konsentrasi nutrisi tertinggi.













