Terkait kondisi klub SFC yang berada di dasar klasemen saat ini, HD mengatakan tidak menutup mata. Ia melihat semua perkembanganny melalui sosmed . Karena itu hari ini senang bisa ertemu langsung dengan jajaran manajemen SFC yakni PT. SOM dan juga manajemen dari klub Sumsel United.
“Saya lihat kondisi terkini dari media sosial, dari kunjungan kawan-kawan suporter kemarin (14 Oktober). Terusik hati saya untuk ayo duduk dulu sama-sana cari tahu apa persoalan. Semoga dalam keterbukaan ini ada solusinya untuk klub kebanggaan ini,” jelas HD.
Dengan duduk bersama seperti ini HD optimis akan didapat solusi dan terapi yang pas untuk mengatasi permasalahan yang dialami SFC. HD juga mendorong manajemen SFC dan Sumsel United yang masih tergolong baru dapat berdiskusi dan saling membantu dan berbagi informasi satu sama lain.
” Dengan diskusi ini semoga pertanyaan dan keinginan suporter terjawab. Ini bukan intervensi sebab ini klub profesional. Ini adalah bentuk rasa cinta dan prihatin Hari ini kita duduk bersama cari terapi sehat agar minimal SFC ini tetap ada untuk saat ini (tidak terdegradasi ke liga 3). Dari sisi apa yang akan diterapi kita kupas betul. Jangan istilahnya yang sakit di kening tapi lutut yang disuntik,” ujar HD mengistilahkan.
Hadir dalam kesempatan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel, Rudi Irawan, S.Sos,. M.Si, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumsel, Dr. H. M. Alfajri Zabidi, S.Pd, MM, M.Pd, Komisaris Utama PT.SOM yakni Alexander R. Rusli, Wakil Presiden Klub SFC, Muhammad David, Direktur Olahraga PT. SOM, Anggoro Prajesta, pereakilan suporter Sriwijaya Mania, Singa Mania, dan Ultras Palembang.













