Gubernur juga meminta dukungan aparat penegak hukum agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai ketentuan. Ia menegaskan bahwa proyek strategis tidak boleh menjadi ajang kepentingan pribadi atau kelompok.
“Saya minta semua jujur dalam bekerja. Jangan lagi ada alasan klasik. Masyarakat sudah terlalu lama menunggu hasil nyata,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, Gubernur meminta semua pihak menandatangani berita acara kesepakatan bersama tentang tanggung jawab pendanaan dan kelanjutan pembangunan jembatan tersebut.
“Ini bukan hanya tanda tangan di atas kertas. Ini janji kita kepada rakyat Sumsel. Saya ingin semua pihak menjaga amanah ini dengan integritas,” ujarnya menegaskan.
Sementara itu, Sekda Muba Apriyadi memaparkan bahwa keterlambatan pembangunan disebabkan faktor cuaca dan masalah koordinasi di lapangan, namun seluruh kendala kini telah dibahas untuk segera diselesaikan.
Bupati Muba M. Toha Tohet juga memastikan dukungan penuh terhadap proyek tersebut karena Jembatan P6 menjadi kebutuhan vital masyarakat. “Kami siap bersinergi agar pembangunan selesai tepat waktu,” katanya.
Dengan adanya komitmen baru dari seluruh pihak, Herman Deru optimistis pembangunan Jembatan P6 Lalan akan selesai sesuai target dan menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten demi kesejahteraan masyarakat.













