KORDANEWS – Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia mengonfirmasi kabar gembira bagi jutaan masyarakat penerima manfaat (KPM). Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, telah memastikan bahwa penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) untuk tahap kedua akan dimulai pada pekan depan (mengacu pada pekan yang dimulai setelah 22 November 2025).
Pengumuman ini datang sebagai angin segar di tengah tantangan ekonomi global, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga jaring pengaman sosial dan memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga, terutama menjelang akhir tahun.
Target 12 Juta KPM dan Periode Tiga Bulan
Penyaluran BLTS Tahap Kedua ini memiliki cakupan yang signifikan, menargetkan sekitar 12 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah melalui proses verifikasi data yang ketat. Yang menarik, bantuan kali ini akan dirapel, mencakup periode alokasi untuk tiga bulan sekaligus: Oktober, November, dan Desember.
Mensos Saifullah Yusuf menekankan bahwa total penerima manfaat BLTS secara nasional mencakup 35 juta KPM, yang dibagi dalam tiga tahap penyaluran utama. Dengan dimulainya tahap kedua ini, sebagian besar target penerima diharapkan telah menerima hak mereka sebelum pergantian tahun.
Nominal bantuan yang akan diterima per KPM akan diserahkan secara utuh untuk periode tiga bulan, menjadikannya bantuan finansial yang cukup substansial bagi keluarga-keluarga rentan.
Mekanisme Penyaluran Ganda
Guna menjangkau seluruh pelosok negeri, Kemensos kembali menggunakan sistem distribusi ganda yang terbukti efektif:
PT Pos Indonesia: Bertanggung jawab untuk menyalurkan bantuan kepada sekitar 18 juta KPM, khususnya di wilayah yang memiliki akses terbatas terhadap layanan perbankan.













