Bank Himbara: Melalui bank-bank milik negara seperti Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, akan melayani sekitar 17 juta KPM yang memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau rekening bank.
Jaminan Data dan Evaluasi Hambatan Sebelumnya
Salah satu isu krusial yang selalu membayangi program bantuan sosial adalah akurasi data. Mensos Gus Ipul secara terbuka mengakui bahwa proses penyaluran di tahap sebelumnya sempat mengalami hambatan yang berkaitan dengan pemutakhiran data yang dinamis.
Namun, ia menjamin bahwa data penerima untuk tahap kedua ini sudah melalui proses cleaning dan verifikasi yang lebih ketat.
“Kami telah bekerja sama secara intensif dengan pemerintah daerah. Data penerima telah dimutakhirkan dan didukung penuh oleh Pemda setempat, sehingga kami pastikan proses penyaluran tahap kedua ini dapat berjalan lebih lancar, akurat, dan tepat sasaran,” ujar Mensos.
Komitmen ini penting untuk meminimalkan salah sasaran dan memastikan bahwa bantuan pemerintah benar-benar jatuh ke tangan masyarakat yang paling membutuhkan, sekaligus menjawab kritik publik terkait transparansi dan validitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Panduan Cek Status Penerima Bagi Masyarakat
Bagi masyarakat yang ingin memverifikasi status mereka sebagai penerima BLTS Tahap Kedua, Kemensos telah menyediakan portal online yang mudah diakses. Prosedur pengecekan status penerima dapat dilakukan mandiri:
- Akses situs resmi Cek Bansos Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id.
- Lengkapi data wilayah domisili Anda secara berurutan, mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Ketik Nama Lengkap Anda sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Masukkan kode verifikasi (kode captcha) yang muncul di layar.
- Tekan tombol “Cari Data.”
Jika nama Anda tercantum dan berstatus sebagai penerima BLTS (Biasanya tertera kode BLTS-OKT-NOV-DES), maka KPM akan segera menerima informasi resmi dari petugas PT Pos atau Bank Himbara mengenai jadwal dan lokasi pencairan dana.
Dengan dimulainya penyaluran BLTS Tahap Kedua ini, Kemensos berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh KPM untuk memenuhi kebutuhan dasar, menjaga daya beli, dan mendukung stabilitas ekonomi keluarga di masa-masa penuh tantangan ini. Kecepatan dan ketepatan penyaluran ini menjadi tolok ukur utama keberhasilan program jaring pengaman sosial pemerintah di akhir tahun 2025.













