KORDANEWS – Stadio Giuseppe Meazza menjadi saksi bisu salah satu edisi paling dramatis dari Derby della Madonnina musim ini, di mana AC Milan berhasil menaklukkan rival sekotanya, Inter Milan, dengan skor tipis 1-0. Laga penuh tensi ini dikenang bukan hanya karena satu-satunya gol indah yang dicetak oleh bintang Amerika, Christian Pulisic, namun juga karena momen antiklimaks yang menyakitkan: kegagalan penalti Hakan Çalhanoğlu di menit-menit akhir.
Kemenangan Rossoneri (julukan Milan) ini sangat krusial, tidak hanya untuk mengamankan hak menyombongkan diri di Kota Mode, tetapi juga untuk memberikan dorongan signifikan dalam perburuan gelar Serie A yang semakin ketat.
Duel Taktis yang Keras di Babak Pertama
Sebagaimana layaknya derby Milan, pertandingan dimulai dengan intensitas fisik yang sangat tinggi. Kedua tim menunjukkan kehati-hatian taktis, menghasilkan paruh pertama yang cenderung cagey dan minim peluang bersih. Inter, di bawah asuhan Simone Inzaghi, fokus pada transisi cepat, sementara skuad Stefano Pioli mencoba mendominasi penguasaan bola di lini tengah.
Peluang terbaik di babak pertama datang dari kedua sisi, namun pertahanan yang kokoh dan penampilan gemilang dari kedua kiper memastikan skor tetap kacamata hingga jeda istirahat. Jelas terlihat bahwa pertandingan ini akan ditentukan oleh satu kesalahan atau satu momen jenius individual.
Pulisic Meluncurkan Roket di Menit ke-70
Momen yang dinantikan publik Milan akhirnya tiba di menit ke-70. Keberanian Milan untuk meningkatkan agresi di lini depan membuahkan hasil.
Christian Pulisic, yang tampil penuh determinasi di sayap, menerima umpan terobosan yang membelah pertahanan Inter. Dengan kecepatan dan skill yang menawan, Captain America tersebut melakukan gerakan cut inside yang cepat. Dari tepi kotak penalti, Pulisic melepaskan tembakan melengkung yang sangat akurat dan keras. Bola melaju deras menuju sudut atas gawang, tak terjangkau oleh kiper Inter.
Gol tunggal ini langsung membangkitkan Meazza bagian Milan dan memberikan Rossoneri keunggulan 1-0 yang terasa sangat berharga. Gol tersebut menegaskan bahwa Pulisic telah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh bagi Milan sejak kedatangannya, berani mengambil tanggung jawab di momen-momen terbesar.













