Pesan Utama: Jika film pertama berteriak, “Jangan menilai buku dari sampulnya,” sekuelnya mengajukan pertanyaan yang lebih rumit: “Bagaimana jika prasangka itu sudah tertanam dalam fondasi masyarakat?”
Sebuah Sekuel yang Lebih Matang
Ulasan memuji para sutradara dan penulis karena berhasil membuat Zootopia 2 tidak hanya menjadi film buddy-cop yang luar biasa dengan screwball disputes antara Nick dan Judy, tetapi juga sebagai sebuah “kisah yang lebih dewasa.”
Secara teknologi, adegan aksi dan kejar-kejaran, terutama yang melalui Marsh Market, disebut sebagai salah satu rangkaian paling rumit yang pernah ditarik oleh Disney Animation, penuh dengan detail dan referensi budaya pop yang membutuhkan tontonan berulang untuk menangkap semua leluconnya.
Zootopia 2 disebut telah menetapkan standar baru untuk sekuel animasi yang berbobot. Dengan pesan yang kuat bahwa “Reptil juga manusia,” film ini memperluas panggilan waralaba untuk hidup berdampingan secara damai, mengingatkan penonton bahwa tantangan untuk bergaul berlaku sama kuatnya bagi manusia seperti halnya bagi para hewan di layar.
Dengan karakter favorit penggemar seperti Flash si Kukang yang kembali hadir, serta humor yang tajam dan komentar sosial yang relevan, Zootopia 2 secara efektif meyakinkan penonton bahwa pesona dan kecerdasan waralaba ini masih sangat hidup.













