BudayaNusantaraPeristiwa

Setelah 13 Tahun Menghilang, Ilmuwan Temukan Kembali Rafflesia hasseltii Langka di Hutan Sumatera Barat

×

Setelah 13 Tahun Menghilang, Ilmuwan Temukan Kembali Rafflesia hasseltii Langka di Hutan Sumatera Barat

Share this article

Bercak Putih: Dinding kelopaknya dihiasi oleh bintik-bintik putih bulat yang kontras, yang membuatnya sering dijuluki sebagai Rafflesia “berwajah harimau”.

Ukuran: Bunga yang ditemukan memiliki diameter sekitar 52 cm.

Status Konservasi: Spesies ini digolongkan dalam kategori Sangat Terancam Punah (Critically Endangered) karena populasinya yang sangat sedikit dan terfragmentasi.

 Indikator Kesehatan Habitat
Seperti semua spesies Rafflesia, R. hasseltii adalah parasit sempurna (holoparasite) yang tidak memiliki daun, batang, atau akar. Ia hidup sepenuhnya bergantung pada tumbuhan inangnya, yaitu Tetrastigma. Ketergantungan spesifik ini menjadikan spesies ini sangat rentan terhadap kerusakan habitat dan perubahan ekosistem, seperti penebangan liar.

Para peneliti menekankan bahwa penemuan ini bukan hanya sekadar pencapaian ilmiah, tetapi juga indikator penting bahwa kawasan hutan hujan di Sijunjung—yang juga merupakan habitat Harimau Sumatera—masih memiliki keanekaragaman hayati yang kaya dan memerlukan perlindungan ekstra.

Penemuan ini sekali lagi menegaskan status Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman Rafflesia tertinggi di dunia, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam upaya konservasi spesies endemik yang dilindungi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *