Model Berlisensi Baru: Suno akan meluncurkan model-model AI baru yang lebih canggih dan berlisensi penuh. Model yang saat ini digunakan (sebelum berlisensi) akan dihapus (deprecated).
Pembatasan Unduhan: Untuk memonetisasi konten dan melindungi nilai, Suno akan menerapkan batasan pada unduhan audio:
Pengguna Tier Gratis tidak akan lagi dapat mengunduh lagu yang mereka buat; lagu hanya akan bisa diputar dan dibagikan (playable and shareable).
Pengguna Tier Berbayar akan memiliki batas bulanan untuk mengunduh, dengan opsi untuk membeli unduhan tambahan.
Selain perubahan model bisnis tersebut, Suno juga mengakuisisi Songkick dari WMG. Songkick adalah platform populer untuk penemuan konser dan musik live. Akuisisi Songkick bertujuan untuk menggabungkan kekuatan kreasi musik interaktif AI dengan pengalaman pertunjukan live, menciptakan potensi baru untuk memperdalam koneksi antara artis dan penggemarMembuka
Aliran Pendapatan Baru
Bagi Suno, kemitraan ini membuka pengalaman yang lebih kaya bagi 100 juta kreator di platformnya. Mikey Shulman, CEO Suno, menyatakan bahwa kerja sama ini mempercepat misi perusahaan untuk membuat musik lebih berharga bagi miliaran orang di seluruh dunia.
Bagi WMG, fokusnya adalah pada penciptaan aliran pendapatan baru bagi artis dan pencipta lagu. Dengan memiliki kendali penuh atas bagaimana karya mereka digunakan—dan dengan model AI yang berbasis lisensi—seniman kini dapat memanfaatkan teknologi ini sebagai sumber penghasilan tambahan dan fitur interaktif baru yang meningkatkan keterlibatan penggemar.
Kemitraan WMG dan Suno ini diharapkan menjadi “cetak biru” yang akan diikuti oleh industri musik secara luas, menjembatani kesenjangan antara inovasi teknologi dan kebutuhan fundamental komunitas kreatif untuk mendapatkan kompensasi dan perlindungan yang adil.











