Selang sembilan menit kemudian, kebangkitan Indonesia mencapai puncaknya. Serangan cepat dari sisi kiri memaksa kiper Nepal melakukan tepisan, namun bola muntah mengarah ke Aulia Al Mabruroh. Tanpa ragu, ia menyambar bola dan membawa Indonesia unggul 2–1 pada menit ke-67.
Gol tersebut disambut sorakan ribuan suporter, sekaligus menjadi bukti bahwa Garuda Pertiwi mampu mengubah tekanan menjadi energi positif.
Dominasi Akhir Pertandingan & Bukti Progres Tim
Setelah unggul, Indonesia tampil lebih tenang dalam penguasaan bola. Lini tengah bekerja lebih rapi, sementara pertahanan jauh lebih disiplin dibanding babak pertama. Nepal masih mencoba memanfaatkan serangan balik, tetapi momentum pertandingan sepenuhnya telah berpindah ke tuan rumah.
Penjaga gawang Indonesia juga tampil solid ketika dibutuhkan, memastikan keunggulan tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan.
Secara keseluruhan, pertandingan ini memperlihatkan:
- Kemampuan tim bangkit dari kesalahan fatal
- Adaptasi taktik yang cepat dan efektif
- Peran besar pemain muda dalam mencetak gol dan mengatur irama
- Mentalitas kompetitif yang semakin matang
- Makna Kemenangan: Modal Berharga Jelang SEA Games 2025
Laga melawan Nepal menjadi uji karakter yang berharga bagi Timnas Putri. Bangkit dari ketertinggalan bukan hanya soal kemampuan teknis, melainkan juga soal mental dan ketahanan emosional — kualitas yang sangat dibutuhkan di ajang kompetitif seperti SEA Games.
Pelatih Akira Higashiyama menyebut performa di babak kedua sebagai gambaran potensi sebenarnya tim. Kemenangan ini juga memutus tren hasil negatif dari beberapa laga sebelumnya, sehingga menambah motivasi dan atmosfer positif di dalam skuad.
Jelang turnamen besar, pertandingan seperti ini menjadi kesempatan ideal untuk:
- Menguji komposisi terbaik
- Memantapkan kerja sama antar lini
- Menilai kesiapan fisik dan mental pemain
- Mengidentifikasi area yang masih harus diperbaiki, terutama pertahanan pada situasi bola mati











