Ia menambahkan bahwa istri korban, yang turut menjadi korban dan kini dirawat di RS Charitas sudah membaik kondisinya, adalah orang yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.
Lebih jauh Vagga menjelaskan bahwa korban tinggal di rumah tersebut bersama istri, anaknya yang masih kecil, dan suster. Saat kejadian, anak korban berada di dalam kamar.
“Kami tidak tahu pelaku masuk dari mana dari belakang, samping, atau atas. Semuanya sudah kami serahkan ke pihak berwajib. Mereka yang akan mengungkap bukti-bukti lebih lanjut,” jelasnya.
Sebelumnya, warga Kelurahan 15 Ilir dikejutkan oleh aksi perampokan sadis di sebuah ruko yang juga menjadi tempat tinggal korban. Darma Kusuma ditemukan tewas dengan luka gorokan di leher, sementara istrinya, Yeni Kawi (40), juga mengalami luka serupa dan ditemukan dalam kondisi kritis. Yeni segera dilarikan ke RS Charitas untuk perawatan intensif.
Ketua RT 29, Dedi, membenarkan kejadian tersebut. “Saat saya tiba, lokasi sudah ramai. Informasinya dua orang jadi korban, suami meninggal dan istri kritis karena digorok,” katanya.
Tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Palembang dan Unit Jatanras Polda Sumsel telah melakukan olah TKP, memeriksa sejumlah saksi, serta menurunkan anjing pelacak K9 untuk mengungkap jejak pelaku. (Ndik)













