Para peserta lomba karya tulis itu berasal dari latar belakang keilmuan yang beragam, mencerminkan antusiasme pelajar Indonesia dalam menyuarakan dukungan akademik dan analitis terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Disebutkan pula, Panitia BSP 2025 dan Aqsa Working Group (AWG) mengapresiasi seluruh peserta yang telah berkontribusi memberikan gagasan, analisis, dan perspektif ilmiah mengenai isu penjajahan dan kemanusiaan di Palestina.
Karya-karya tulis yang masuk tidak hanya menunjukkan kedalaman riset akademik, tetapi juga komitmen intelektual para pelajar Indonesia dalam mendukung perjuangan pembebasan Masjid Al-Aqsa dan kemerdekaan Palestina.
“Hasil kompetisi ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya lebih banyak kajian ilmiah dan penelitian akademik yang dapat memperkuat advokasi global terhadap keadilan bagi rakyat Palestina,” kata Nurhadis.
Editor : Admin













