“Energi harus tetap merata. Dengan segala keterbatasan yang ada, ini adalah usaha kami memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan energi, terutama LPG,” ujar perwakilan Pertamina Patra Niaga. “Semangat gotong royong dan bantuan warga menjadi pilar utama keberhasilan distribusi di situasi sulit ini”, ungkap Fahrougi.
Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen untuk menjaga ketersediaan energi, terutama di wilayah yang terdampak bencana atau gangguan infrastruktur. Upaya kolaboratif ini menjadi bukti bahwa pelayanan energi tidak hanya tentang logistik, tetapi juga tentang kemanusiaan dan solidaritas.













