KORDANEWS – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan dan pergerakan tanah. Peringatan ini menyusul bencana banjir dan tanah bergerak yang melanda sejumlah wilayah pada Sabtu (13/12/2025) akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyebut luapan air sungai menyebabkan erosi bantaran sehingga memicu pergeseran tanah.
Bencana tersebut berdampak di Desa Tempirai Utara, Tempirai Timur, Tempirai Induk, dan Desa Curup. Data sementara mencatat 375 kepala keluarga terdampak, 510 rumah rusak, satu fasilitas ibadah, serta empat akses jalan terdampak.













