“Berbicara soal membunuh seseorang yang levelnya jauh di bawahmu adalah tindakan pecundang yang tidak berkelas,” kecam Fury. Ia juga menambahkan bahwa Joshua hanya menggunakan retorika gelap tersebut karena ia masih merasa hancur secara mental setelah kekalahan KO tragis dari Daniel Dubois September lalu.
Risiko Kesehatan dan Ketidakseimbangan Kekuatan
Para pengamat olahraga kini mempertanyakan aspek keselamatan dalam pertarungan ini. Ada kekhawatiran nyata mengenai perbedaan kekuatan fisik:
Postur Tubuh: Joshua adalah raksasa kelas berat dengan bobot sekitar 114 kg, sementara Jake Paul bertarung di kelas cruiserweight yang jauh lebih ringan.
Risiko Medis: Mantan juara dunia David Haye memperingatkan bahwa satu pukulan telak dari Joshua bisa berakibat fatal bagi seseorang yang tidak memiliki dasar tinju amatir yang kuat.
Respons Jake Paul: Menantang Maut
Alih-alih merasa terancam, Jake Paul justru menyambut ancaman tersebut dengan provokasi lebih lanjut. Ia menyebut laga ini sebagai “olahraga gladiator modern” dan mengaku siap mati di ring demi membuktikan bahwa ia adalah petinju sejati.
Namun, bagi banyak penggemar tinju purist, drama ini telah berubah dari kompetisi olahraga menjadi tontonan yang mengkhawatirkan. Pertanyaannya kini bukan lagi siapa yang akan menang, melainkan apakah Jake Paul akan keluar dari ring dalam keadaan selamat.













