Setelah perselisihan hukum yang menghebohkan dengan Activision pada 2010, ia mendirikan Respawn Entertainment. Di studio baru ini, ia kembali mencetak sukses besar melalui judul-judul seperti Titanfall, game battle royale populer Apex Legends, serta seri Star Wars Jedi. Sebelum wafat, Zampella menjabat sebagai eksekutif di Electronic Arts (EA) yang mengawasi pengembangan masa depan franchise Battlefield.
Duka Mendalam dari Rekan dan Komunitas
Berita kematian Zampella memicu gelombang duka dari para pemimpin industri dan jutaan penggemar di seluruh dunia. Electronic Arts mengeluarkan pernyataan resmi yang menyebut Zampella sebagai “sosok titan dan legenda yang pengaruhnya akan terus dirasakan selama beberapa generasi ke depan.”
Di dalam negeri, media besar seperti Kompas dan Detik turut menyoroti kepergiannya sebagai kehilangan besar bagi sejarah hiburan interaktif. Zampella dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati namun sangat vokal dalam memperjuangkan kualitas pengalaman bermain bagi para pemainnya.
Vince Zampella meninggalkan tiga orang anak. Meskipun fisiknya telah tiada, kode dan narasi yang ia bangun dalam game-game ikoniknya akan tetap hidup di jutaan konsol dan PC di seluruh dunia.













