“Sampai saat ini, laporan yang masuk semuanya positif. Tidak ada informasi negatif atau gangguan yang mengganggu jalannya ibadah,” katanya.
Gubernur Herman Deru menjelaskan bahwa pengamanan di setiap gereja disesuaikan dengan jumlah dan tingkat keramaian jemaat. Sebagai contoh, di Gereja St Yoseph Palembang, sebanyak 50 personel gabungan disiagakan.
Menurutnya, pemerintah dan aparat keamanan siap melakukan penebalan personel apabila situasi membutuhkan. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi demi memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kalau kita melihat intensitas jemaat yang hadir lebih ramai dibandingkan tahun lalu, maka pengamanan tentu akan kita sesuaikan,” terangnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Herman Deru juga menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh umat Nasrani di Sumsel. Ia berharap Natal menjadi momentum mempererat persaudaraan dan toleransi antarumat beragama.
“Semoga Natal ini membawa kedamaian, kebahagiaan, serta memperkuat silaturahmi antar umat Nasrani dan antar umat beragama di Sumsel,” pungkasnya.
Usai meninjau Gereja St Yoseph, rombongan Gubernur dan Kapolda Sumsel melanjutkan kunjungan ke Pospam Simpang Air Mancur, Gereja Katedral St. Maria, dan berakhir di Pospam Simpang Lima DPRD. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan bantuan kepada personel yang bertugas di posko pengamanan.













