KORDANEWS – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan terus melanjutkan pembersihan material kayu dan lumpur di sejumlah wilayah terdampak banjir di Aceh dan Sumatera Utara.
Di Kabupaten Aceh Tamiang, tim gabungan mengerahkan ratusan personel dan puluhan alat berat untuk membersihkan Pesantren Darul Mukhlisin, dengan progres pekerjaan mencapai sekitar 90 persen, termasuk ruang belajar, kantor guru, serta fasilitas ibadah dan rumah warga.
Sementara itu, di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, pembersihan akses jalan dan permukiman warga terus dilakukan hingga jalur yang dapat dilalui kini mencapai 4,85 kilometer. Di Sumatera Utara, pembersihan difokuskan di beberapa desa dengan dukungan alat berat dan dump truck, menyasar pemindahan kayu, lumpur, serta rumah warga. Kemenhut menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci percepatan pemulihan lingkungan dan aktivitas masyarakat pascabanjir.(mb)













