Entertainmentmovie

Pro & Kontra ‘Shine on Me’: Mengapa Drama Terbaru Song Weilong & Zhao Jinmai Banjir Kritik di Tengah Popularitasnya?

×

Pro & Kontra ‘Shine on Me’: Mengapa Drama Terbaru Song Weilong & Zhao Jinmai Banjir Kritik di Tengah Popularitasnya?

Share this article

Banyak penonton merasa interaksi antara karakter Lin Yusen dan Nie Xiguang terasa hambar. Beberapa kritikus menyebutkan bahwa Zhao Jinmai tampak terlalu “muda” atau kurang pas dalam memerankan dinamika kantoran dengan Song Weilong. Chemistry yang seharusnya menjadi “nyawa” dalam drama romantis ini dinilai belum mencapai titik yang membuat hati penonton berdebar.

3. Plot yang Lambat dan Logika Karakter
Bagi penonton yang belum membaca novelnya, alur cerita Shine on Me di episode-episode awal dirasakan sangat lamban. Fokus cerita pada kehidupan sehari-hari dan konflik kantor yang repetitif membuat sebagian audiens merasa bosan.

Selain itu, karakter utama pria, Lin Yusen, tidak luput dari kritik. Ia digambarkan sering kali bersikap “dingin” atau ketus kepada Nie Xiguang hanya karena masalah sepele dari masa lalu mereka (masalah perjodohan yang tidak diingat oleh pihak wanita). Penonton menilai perilaku ini kekanak-kanakan untuk seorang pemimpin perusahaan yang dewasa.

4. Tokoh Pendukung yang Memancing Emosi Negatif
Drama ini juga memperkenalkan karakter Zhuang Xu (pemeran utama kedua) yang memicu perdebatan mengenai toxic relationship. Cara Zhuang Xu memperlakukan Nie Xiguang setelah perasaan cintanya tidak terbalas dianggap sangat manipulatif. Bukannya merasa kasihan, penonton justru merasa geram dengan bagaimana naskah memberikan panggung pada karakter yang menyebalkan secara emosional ini.

Apakah Masih Layak Ditonton?
Meskipun dihujani kritik, Shine on Me tetap memiliki sisi positif yang patut diapresiasi:

  • Visual Sinematografi: Selain masalah slow-mo, pewarnaan dan latar tempat dalam drama ini sangat cantik dan modern.
  • Relate dengan Dunia Kerja: Bagi banyak orang, perjuangan Nie Xiguang di dunia korporat tetap memberikan inspirasi bagi para pekerja muda.
  • Adaptasi Gu Man: Penulis Gu Man dikenal sukses lewat You Are My Glory dan Love O2O, sehingga banyak penggemar berat yang tetap setia menunggu perkembangan cerita hingga akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *