Kehadirannya memberikan stabilitas bagi band selama era 90-an yang penuh gejolak. Perry terus berkontribusi dalam album-album penting lainnya seperti Wild Mood Swings (1996), Bloodflowers (2000), hingga album self-titled The Cure (2004).
Kepulangan yang Singkat namun Berkesan
Setelah sempat berpisah dengan band pada tahun 2005, momen yang paling membahagiakan bagi para penggemar adalah ketika Perry Bamonte resmi bergabung kembali dengan The Cure pada tahun 2022. Kembalinya Perry dianggap sebagai pelengkap “puzzle” yang hilang.
Ia turut serta dalam tur dunia besar-besaran mereka baru-baru ini dan terlibat dalam proyek-proyek terbaru band. Penggemar yang menyaksikan penampilannya di atas panggung setahun terakhir mencatat bahwa Perry masih memiliki energi dan sentuhan magis yang sama seperti tiga dekade lalu.
Warisan Musik yang Tak Terhapus
Bagi Robert Smith dan rekan-rekan di The Cure, Perry Bamonte adalah sahabat yang setia dan kolaborator yang tenang. Ia tidak pernah mencari sorotan berlebih, namun tanpanya, lapisan suara berlapis-lapis (layering) yang menjadi ciri khas The Cure tidak akan pernah sama.
Kepergiannya meninggalkan lubang besar dalam formasi band yang baru saja merayakan kembalinya mereka ke puncak tangga lagu dunia. Namun, melalui petikan senar gitar dan harmoni kibor yang ia tinggalkan dalam diskografi The Cure, sosok Perry Bamonte akan terus hidup setiap kali lagu “Pictures of You” atau “A Night Like This” diputar.













