Gol tersebut meruntuhkan mentalitas bertahan tim tamu. Empat menit berselang, Martin Zubimendi menunjukkan kelasnya sebagai salah satu gelandang terbaik dunia saat ini dengan melepaskan tendangan melengkung dari luar kotak penalti yang bersarang telak di sisi kiri gawang.
Dominasi Arsenal berlanjut pada menit ke-69 melalui Leandro Trossard. Pemain asal Belgia ini melakukan aksi individu di sisi kiri sebelum melepaskan tembakan mendatar yang gagal dihalau Martinez. Pesta gol ditutup oleh Gabriel Jesus pada menit ke-78 yang memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil umpan tarik Trossard. Aston Villa baru bisa membalas lewat gol hiburan Ollie Watkins di masa injury time yang hanya memperkecil kedudukan menjadi 4-1.
Makna Kemenangan di Puncak Klasemen
Hasil ini membawa Arsenal kini mengoleksi 45 poin dari 19 pertandingan. Mereka unggul lima poin atas pesaing terdekatnya, Manchester City, yang baru mengemas 40 poin meski masih menyimpan satu laga sisa. Keberhasilan menjadi juara paruh musim sering kali menjadi indikator kuat bagi tim yang akan mengangkat trofi di akhir musim.
Bagi Mikel Arteta, kemenangan ini adalah bukti bahwa mentalitas juara telah tertanam kuat di dalam skuadnya. Arsenal kini tampil lebih dewasa dibandingkan musim-musim sebelumnya, di mana mereka sering kali terpeleset di periode padat akhir tahun.
Masa Depan: Menatap Paruh Kedua 2026
Dengan performa yang konsisten di lini belakang dan ketajaman yang merata di lini depan, Arsenal menjadi favorit kuat untuk mengakhiri puasa gelar Liga Inggris mereka. Pertanyaan besarnya kini adalah mampukah mereka menjaga kebugaran pemain kunci seperti Odegaard dan Saka saat kompetisi Eropa kembali bergulir di awal tahun 2026 nanti.













