Lebih lanjut, ia meminta seluruh perangkat daerah segera menjalankan rencana aksi dan program kerja yang telah disusun tanpa melakukan perubahan yang tidak perlu, serta memanfaatkan anggaran secara optimal.
Kepala perangkat daerah diharapkan mampu bekerja maksimal agar setiap program benar-benar memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Selatan.
Gubernur juga menegaskan agar seluruh program pembangunan daerah tetap berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta selaras dengan program pemerintah pusat dan program prioritas nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik tanpa diskriminasi, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru melalui kompetisi yang sehat antar perangkat daerah. Inovasi dinilai sebagai kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan dan memperlancar penyelenggaraan pemerintahan.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah pengendalian inflasi, penanganan stunting, serta penurunan kemiskinan ekstrem. Seluruh OPD diminta untuk menjaga capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkannya melalui terobosan program dan kegiatan yang efektif, serta memperkuat kerja sama dan kemitraan dengan berbagai pihak.
“Marilah kita bekerja dengan hati dan penuh keikhlasan. Insya Allah apa yang kita rencanakan dapat kita laksanakan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel berharap pada tahun 2026 seluruh jajaran Pemprov Sumsel dapat bekerja secara maksimal, mempertahankan prestasi yang telah diraih, serta terus menghadirkan inovasi demi terwujudnya Sumatera Selatan yang semakin sejahtera.
Apel gabungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel Edward Candra, Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), seluruh kepala OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, serta ASN yang terdiri dari PNS, PPPK Penuh Waktu, dan PPPK Paruh Waktu.













