“Kita tidak boleh terlena. Kejadian banjir tahun 2022 harus menjadi pelajaran agar lebih waspada,” ujarnya.
Herman Deru juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke saluran air yang dapat menghambat aliran dan memicu banjir.
Dalam kesempatan itu, Gubernur menyerahkan bantuan logistik bagi masyarakat di tujuh desa terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga pasca banjir.
“Pemerintah hadir di saat masyarakat membutuhkan. Bantuan ini akan dibagikan secara merata melalui pemerintah desa,” jelasnya.
Ia menambahkan, apabila terdapat fasilitas umum yang mengalami kerusakan, masyarakat diminta segera melaporkannya agar dapat segera ditangani oleh pemerintah provinsi.













