Palembang – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru secara resmi melepas ratusan jamaah Haul Kiai Marogan ke-125 yang digelar di Masjid Lawang Kidul, Palembang, Minggu (11/1/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan napak tilas perjalanan dakwah Kiai Marogan menyusuri Sungai Musi menuju Masjid Kiai Marogan di Kertapati.
Dalam sambutannya, Herman Deru menilai haul Kiai Marogan memiliki nilai historis dan spiritual yang sangat kuat.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga refleksi atas perjuangan ulama dalam membangun peradaban Islam yang damai.
Gubernur menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi Sumsel akan menjadikan haul Kiai Marogan sebagai agenda wisata religi tahunan agar nilai-nilai perjuangan sang ulama dapat terus diwariskan lintas generasi.
“Napak tilas ini bukan hanya mengenang sejarah, tetapi menghidupkan kembali semangat dakwah Kiai Marogan yang penuh keteladanan. Ini akan kita jadikan agenda wisata religi tahunan,” ungkap Herman Deru.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa kedamaian dan kerukunan umat tidak hadir secara instan, melainkan melalui perjuangan panjang para ulama dalam menyebarkan ajaran Islam dengan cara yang santun dan menyejukkan.
Herman Deru menekankan pentingnya menjadikan nilai dakwah Kiai Marogan sebagai inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat yang majemuk, khususnya di Sumatera Selatan.













