Kepala Desa Lubuk Rukam, Muhaidi, mengatakan ambruknya jembatan membuat mobilitas warga terganggu dan sebagian aktivitas lumpuh. Bahkan, warga Desa Muara Kumbang terancam terisolasi apabila tidak segera dilakukan penanganan darurat oleh pemerintah daerah. Saat ini, warga dan para pelajar yang hendak bersekolah terpaksa menyeberangi sungai menggunakan perahu ketek dengan biaya tambahan.
Sementara itu, Abdullah, salah satu warga setempat, berharap Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir segera turun tangan melakukan penanganan darurat serta membangun kembali jembatan tersebut agar akses antar desa kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terhambat lebih lama.(Jml)
Editor : Surya S













