KORDANEWS – Menindaklanjuti instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, terkait penguatan kedaulatan pangan nasional, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan sekaligus Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H. Devi Suhartoni, melakukan langkah konkret dengan mentransformasi sektor pertanian di wilayahnya.
Fokus utama dalam gerakan ketahanan pangan ini adalah optimalisasi budidaya bawang merah sebagai komoditas unggulan yang mampu menekan inflasi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Transformasi Lahan dan Ekonomi Rakyat
Program ini bukan sekadar wacana. Di bawah kepemimpinan Devi Suhartoni, Kabupaten Musi Rawas Utara kini mulai memanen hasil dari perluasan lahan pertanian bawang merah. Langkah ini diambil sebagai strategi diversifikasi pangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada sektor perkebunan sawit atau karet.
“Ibu Ketua Umum senantiasa mengingatkan kami bahwa pangan adalah urusan hidup matinya sebuah bangsa. Sebagai kader, tanggung jawab kami adalah memastikan rakyat tidak hanya cukup makan, tapi juga mandiri secara pangan,” ujar Devi Suhartoni saat meninjau lahan pertanian di Muratara.
Poin Utama Program Ketahanan Pangan di Muratara:
* Optimalisasi Lahan Tidur: Mengonversi lahan yang tidak produktif menjadi sentra bawang merah yang bernilai ekonomis tinggi.
* Pendampingan Petani: Memberikan bantuan bibit unggul, pupuk, serta bimbingan teknis agar hasil panen mencapai standar pasar nasional.
* Pengendalian Inflasi: Dengan memproduksi bawang merah sendiri, ketergantungan pasokan dari luar daerah berkurang, sehingga harga di pasar lokal lebih stabil.
* Kemandirian Ekonomi: Mendorong terciptanya lapangan kerja baru di sektor agribisnis bagi generasi muda di pedesaan.
Komitmen PDI Perjuangan Sumsel













