Implementasi di Musi Rawas Utara ini diproyeksikan menjadi pilot project bagi kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan.

Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, Devi Suhartoni menegaskan bahwa politik hijau dan politik pangan adalah identitas perjuangan partai.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kader PDI Perjuangan hadir memberikan solusi nyata di tengah rakyat. Kemandirian pangan di Muratara adalah bagian dari kontribusi kami untuk ketahanan pangan nasional,” tambahnya.
Melalui program ini, diharapkan Sumatera Selatan tidak hanya menjadi lumbung pangan di sektor padi, tetapi juga menjadi pemain utama dalam komoditas hortikultura di tingkat regional.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumsel Ilyas Panji Alam berkata, setiap kader PDI Perjuangan khususnya di Sumatera Selatan harus terus merawat pertiwi seperti yang diajarkan Ketua Umum.
“Merawat pertiwi dengan menjaga ketahanan pangan sudah menjadi tugas kita bersama sebagai warisan untuk anak cucu kita kelak,” ungkapnya.
Menurutnya tidak hanya Askolani yang berhasil di Banyuasin. Muratara pun sudah digagas Bupatinya yang juga ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel, H Devi Suhartoni sebagai sentra penghasil bawang merah.
“Begitu juga di sejumlah daerah lain seperti Kopi di Pagaralam, Lahat dan Pagaralam yang diinisiasi oleh pengurus partai kami,” katanya.













