Bukan Sekadar Jual Nama
Langkah ini menunjukkan bahwa kesepakatan tersebut bukan sekadar menjual popularitas, melainkan struktur bisnis yang sudah matang. Selama ini, Khaby Lame dikenal selektif dalam memilih kerja sama, hanya berkolaborasi dengan brand besar yang sesuai dengan citra dirinya.
Strategi tersebut membuat nilai mereknya terus naik dan dipandang stabil oleh investor. Penjualan perusahaan ini dipandang sebagai monetisasi puncak dari personal brand yang dibangun bertahun-tahun di media sosial.
Mengubah Wajah Industri Kreator
Kesepakatan bernilai belasan triliun rupiah ini mempertegas perubahan besar dalam industri kreator digital. Influencer tak lagi sekadar “pembuat konten”, melainkan aset ekonomi global yang dapat dibungkus dalam struktur korporasi dan diperdagangkan secara profesional.
Para analis menilai langkah Khaby sebagai contoh bagaimana kreator generasi baru mampu menyetarakan diri dengan selebritas dan pengusaha besar, bahkan melampaui mereka dalam hal valuasi.
Babak Baru Khaby Lame
Dengan penjualan ini, Khaby Lame memasuki fase baru: bukan hanya ikon media sosial, tetapi figur bisnis internasional. Keputusan tersebut juga membuka peluang ekspansi ke sektor lain, seperti hiburan, fashion, teknologi, hingga investasi.
Dari video tanpa suara hingga transaksi senilai Rp16 triliun, Khaby Lame membuktikan bahwa era kreator digital telah naik level—bukan lagi soal viral, tetapi soal nilai.













