Health

Sering Sesak? Cek Kadar Oksigen Normal dalam Darah Sebelum Terlambat

×

Sering Sesak? Cek Kadar Oksigen Normal dalam Darah Sebelum Terlambat

Share this article
  • Penyakit paru-paru seperti asma, PPOK, atau pneumonia

  • Gangguan jantung

  • Anemia

  • Ketinggian tempat (daerah pegunungan)

  • Infeksi saluran pernapasan

  • Kebiasaan merokok

Karena itu, penurunan kadar oksigen tidak selalu menandakan kondisi darurat, tetapi tetap perlu diperhatikan.

Cara Mengukur Kadar Oksigen dalam Darah

1. Pulse Oximeter
Cara paling umum dan praktis adalah menggunakan pulse oximeter. Alat ini dijepitkan di ujung jari, kemudian akan menampilkan angka saturasi oksigen (SpO₂) dan denyut nadi dalam hitungan detik. Metode ini non-invasif dan banyak digunakan di rumah maupun fasilitas kesehatan.

2. Tes Gas Darah (AGD)
Tes gas darah dilakukan dengan mengambil sampel darah dari arteri. Metode ini lebih akurat dan biasanya digunakan di rumah sakit untuk pasien dengan kondisi serius. Selain kadar oksigen, tes ini juga mengukur karbon dioksida dan keseimbangan asam-basa darah.

3. Smartwatch atau Fitness Tracker
Beberapa jam tangan pintar kini dilengkapi fitur pengukur SpO₂. Meski praktis untuk pemantauan harian, hasilnya tidak selalu seakurat alat medis dan sebaiknya digunakan sebagai indikator awal saja.

Kapan Harus Waspada?

Segera konsultasi ke tenaga medis jika kadar oksigen:

  • Konsisten di bawah 94%, terutama tanpa aktivitas berat

  • Disertai gejala seperti sesak napas, pusing, nyeri dada, atau bibir membiru

  • Turun drastis secara tiba-tiba

Kondisi ini bisa menjadi tanda gangguan pernapasan atau sirkulasi yang membutuhkan penanganan cepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *