KORDANEWS – Malam puncak Grammy Awards ke-68 di Los Angeles menghadirkan kejutan dan sejarah baru dalam dunia musik. Dari panggung megah di Staples Center, para bintang musik dunia merayakan karya terbaik mereka di lebih dari 90 kategori.
Salah satu momen bersejarah terjadi saat Bad Bunny memenangkan Album of the Year lewat albumnya DeBÍ TiRAR MáS FOToS, menjadikannya album berbahasa Spanyol pertama yang meraih penghargaan bergengsi ini. “Ini untuk semua penggemar musik Latin di seluruh dunia,” ujar Bad Bunny dalam pidato kemenangannya.
Tidak kalah mencuri perhatian, Kendrick Lamar menorehkan sejarah baru dengan memenangkan Record of the Year untuk lagu “Luther” bersama SZA, serta membawa pulang penghargaan Best Rap Album lewat GNX. Lamar menjadi salah satu pemenang terbesar malam itu, menegaskan dominasinya dalam dunia hip-hop global.
Billie Eilish berhasil membawa pulang Song of the Year untuk lagu “Wildflower”, sementara Olivia Dean dinobatkan sebagai Best New Artist, menandai debut gemilangnya di panggung internasional.
Di kategori pop, Lady Gaga meraih Best Pop Vocal Album lewat Mayhem, sedangkan Lola Young memenangkan Best Pop Solo Performance dengan lagu “Messy”. Kolaborasi Cynthia Erivo & Ariana Grande di lagu “Defying Gravity” juga mendapatkan penghargaan Best Pop Duo/Group Performance.
Sementara itu, di ranah rock dan alternatif, Turnstile berhasil menyabet Best Rock Album dengan Never Enough, dan The Cure kembali ke panggung Grammy dengan Best Alternative Music Album untuk Songs of a Lost World.
Grammy 2026 juga mencatat momen unik dalam kategori musik visual. Doechii memenangkan Best Music Video lewat “Anxiety”, sementara Huntr/x meraih penghargaan Best Song Written for Visual Media melalui lagu “Golden” dari soundtrack KPop Demon Hunters.
Selain kategori musik, malam itu juga menampilkan penghargaan spesial. Dalai Lama menjadi pemenang di kategori Narration & Storytelling, sebuah prestasi yang mengundang perhatian dunia. Sedangkan legenda Afrobeat Fela Kuti dianugerahi Grammy Lifetime Achievement Award, menghormati warisan musiknya yang mendunia.
Secara keseluruhan, Grammy 2026 tidak hanya merayakan musik pop dan rap, tetapi juga menyoroti keberagaman genre dan kontribusi global para musisi. Dari Latin hingga Afrobeat, malam itu menjadi panggung bagi inovasi, kolaborasi, dan momen bersejarah yang akan dikenang lama oleh industri musik.













