KORDANEWS – NASA menunda peluncuran misi berawak Artemis II hingga Maret 2026 setelah masalah teknis muncul selama uji coba pra-peluncuran. Peluncuran semula dijadwalkan pada awal Februari, sekitar 8–11 Februari, namun kebocoran bahan bakar terdeteksi saat simulasi akhir. Artemis II menjadi misi berawak pertama mengelilingi Bulan sejak era Apollo, membawa empat astronaut untuk menguji sistem pesawat Orion dan teknologi roket Space Launch System (SLS).
Masalah Teknis Saat Uji Coba
Masalah muncul saat “wet dress rehearsal”, simulasi lengkap pengisian bahan bakar dan countdown peluncuran di Kennedy Space Center, Florida. Para insinyur menemukan kebocoran hidrogen cair pada sistem roket SLS. Hidrogen cair sangat sulit dikontrol karena molekulnya kecil, sehingga kebocoran sekecil apa pun harus diperbaiki demi keselamatan astronaut.
Selain itu, tim menemukan:
Katup pada pesawat Orion memerlukan penyesuaian tambahan.
Cuaca dingin memengaruhi kamera dan peralatan.
Gangguan komunikasi audio saat simulasi.
Simulasi dihentikan beberapa menit sebelum selesai, dan NASA memutuskan menunda peluncuran untuk memastikan semua masalah teknis terselesaikan.
Kru Artemis II
Empat astronaut yang akan mengikuti misi ini:
Reid Wiseman (AS)
Victor Glover (AS)
Christina Koch (AS)
Jeremy Hansen (Kanada)
Victor Glover akan menjadi astronaut kulit hitam pertama dan Christina Koch wanita pertama yang melakukan perjalanan jauh dari orbit Bumi rendah pada misi NASA. Misi ini menguji sistem pesawat Orion dan mempersiapkan langkah manusia kembali ke Bulan di misi Artemis III.













