Timeline Baru dan Langkah Berikutnya
NASA menargetkan awal Maret 2026 sebagai jendela peluncuran baru, kemungkinan antara 6–11 Maret. Persiapan sebelum peluncuran meliputi:
Evaluasi data uji coba sebelumnya.
Perbaikan kebocoran bahan bakar dan masalah teknis lain.
Wet dress rehearsal ulang untuk memastikan kesiapan roket.
Astronaut akan kembali dikarantina sekitar dua minggu sebelum jendela peluncuran Maret untuk meminimalkan risiko kesehatan.
Dampak dan Signifikansi Misi
Artemis II adalah misi penting bagi NASA, menandai kembalinya manusia ke perjalanan luar angkasa jauh dari orbit Bumi rendah. Misi ini menjadi langkah persiapan bagi Artemis III, yang menargetkan pendaratan di kutub selatan Bulan. Penundaan ini menunjukkan kompleksitas misi luar angkasa berawak dan pentingnya memastikan keselamatan kru sebelum meluncur.
Misi ini juga menjadi sorotan global karena:
Menguji teknologi roket SLS dan pesawat Orion.
Memberikan pengalaman manusia pertama di luar orbit Bumi rendah sejak era Apollo.
Menjadi dasar data eksplorasi Bulan dan Mars di masa depan.
Reaksi Publik
Penggemar antariksa di seluruh dunia bereaksi campur cemas dan antusias. Media sosial ramai membahas penundaan, menekankan tantangan misi berawak dan keselamatan astronaut. Meski kecewa, banyak yang memuji keputusan NASA untuk mengutamakan keselamatan kru dan keberhasilan misi.













