Kolaborasi lintas bintang tersebut memperkuat skala pertunjukan, menjadikannya salah satu halftime show paling ramai dan ambisius dalam beberapa tahun terakhir.
Selebrasi budaya Latin di panggung dunia
Sepanjang sekitar 15 menit penampilan, stadion disulap menjadi ruang perayaan identitas Latin—dari bendera, tarian tradisional modern, hingga aransemen musik reggaeton dan pop Latin yang energik. Banyak pengamat menilai pertunjukan ini sebagai simbol semakin besarnya pengaruh musik Latin dalam industri hiburan global.
Tak sedikit pula yang menyebut aksi Bad Bunny sebagai tonggak baru keberagaman budaya di panggung Super Bowl, yang selama ini identik dengan dominasi musik pop berbahasa Inggris.
Tuai pujian sekaligus kontroversi
Meski mendapat sambutan meriah dari penonton dan industri musik, penampilan tersebut juga memicu perdebatan di Amerika Serikat. Sejumlah tokoh politik mengkritik konsep pertunjukan, sementara banyak pihak lain justru memuji keberanian menghadirkan representasi budaya yang lebih luas di acara olahraga terbesar dunia.
Perbedaan reaksi ini semakin menegaskan besarnya dampak penampilan Bad Bunny—bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai peristiwa budaya yang memancing diskusi publik.












